Pemcam Tambakrejo Beri Pembekalan Panitia Pilkades

PEMBEKALAN : Anggota panitia pilkades dari 10 desa di Kecamatan Tambakrejo antusias mengikuti pembekalan yang dilaksanakan Pemcam Tambakrejo.

Tambakrejo – Sebanyak 156 desa di 27 kecamatan dari 28 kecamatan di Bojonegoro, Jawa Timur, akan melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak gelombang II pada 26 Juni 2019 mendatang. Termasuk 10 desa di Kecamatan Tambakrejo, diantaranya Desa Dolokgede, Mulyorejo, Malingmati, Kalisumber, Tambakrejo,Sukorejo, Gading, Napis, Jatimulyo dan Ngrancang.

Agar panitia pilkades lebih memahami, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tambakrejo, memberikan pembekalan panitia dari 10 desa tersebut yang dipusatkan di GOR Dolokgede, Minggu (10/3/2019).

Dalam sambutannya, Camat Tambakrejo, Sukemi mengungkapkan, panitia pilkades dilarang meminta anggaran kepada calon. Karena anggaran pilkades telah mendapatkan kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro, dan jika ada kekuarangan ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Panitia PilKades jangan memungut biaya apapun dari calon,” ungkapnya saat memberikan pembekalan panitia dari 10 desa.

Camat Sukemi menegaskan, selain pungutan, panitia agar selalu mengeluarkan aturan tata tertib (tatib) pilkades untuk mengantisipasil hal hal yang kemungkinan terjadi dalam berjalanya pelaksanaan.

“Apabila desa terdapat lebih dari lima calon, panitia pilkades diwajibkan melaporkan ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk diteruskan ke bupati melalui camat,” kata pria ramah ini.

Salah satu anggota panitia Pilkades Kalisuber, Sugik mengaku, masih bingung karena dalam pembekalan banyak suara pemberi materi tidak jelas. Karena suara dalam gedung berkumandang atau mendengung.

“Saya masih bingung lantaran suara kurang jelas di dalam gedung. Jadi banyak yang tak tertangkap dipendengaran,” tuturnya saat ditemui kabardolokgede.com, disela-sela acara pembekalan.

Sementara Kepala Desa (Kades) Dolokgede, Nunuk Sri Rahayu mengapresiasi adanya pembekalan bagi panitia pilkades sebelum bekerja.

“Tentu kami mengapresiasi adanya pembekalan ini. Karena sebelum mulai bekerja diberi pembekalan agar panitia memahami ketentuan-ketentuan yang harus di lakukan. Agar tidak salah dalam melangkah,” imbuh kades humanis ini.(ali)

223 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *