Dirikan Tempat Parkir untuk Menciptakan Peluang Kerja

CIPTAKAN PELUANG KERJA : Ahmad Ali sedang melakukan aktivitas menata sepeda motor ditempat parkirannya yang tak jauh dari lokasi proyek GPF J-TB.

Ngasem – Berbagai upaya dalam menciptakan peluang kerja dilakukan warga desa ring satu proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satunya dengan mendirikan tempat parkir sepada motor untuk para pekerja proyek yang dioperatori Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) tersebut.

Upaya itu dilakukan karena selain masih terbatasnya tenaga kerja yang dibutuhkan juga faktor pengalaman atau keahlian tentang dunia migas yang masih minim mereka miliki.

“Tempat parkir ini kami dirikan sudah sejak pertengan bulan September,” kata salah satu penjaga parkir Ahmad Ali, kepada kabardolokgede.com, Jumat (05/10/2018) disela-sela menata motor.

Ali, sapaan akrabnya mengatakan, mendirikan tempat parkir bagi kendaraan tenaga kerja proyek ini dilakukan selain sebagai bentuk upaya menciptakan peluang kerja sendiri juga untuk memberikan rasa aman, nyaman pada tenaga kerja dalam beraktivitas dilokasi proyek.

“Peluang kerja ini kami ciptakan agar tidak terfokus terus menjadi tenaga kerja proyek. Selain itu juga menjaga ketertiban sekitar agar sepeda motornya tidak di parkir sembarangan tempat karena banyak tanaman milik perhutani di sekitar proyek Gas Processing Fasility (GPF) J-TB,” ujar pria bertubuh kurus ini.

Warga Desa Bandungrejo ini menjelaskan, usaha parkiran yang didirikan bekerjasama dengan pihak Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat karena lokasinya berada di wilayah perhutani.

“Untuk berapa ongkos per unit motornya, saya tidak menarget. Tapi rata-rata pemilik kendaraan yang parkir ngasih Rp2000. Pada intinya saya syukuri saja berapapun nilai yang tak terima,” ucap warga ring satu proyek Gas J-TB ini.

Dalam perjalanan waktu, semakin bertambah para pekerja yang memarkirkan kendaraannya. Misalnya, dari semula 60 unit per hari sekarang sudah lebih.

“Sambil menunggu ada penambahan rekrutmen tenaga kerja, sementara kita mendirikan tempat parkir dulu. Alhamdulillah sekarang seharinya sudah mencapai 90-an unit sepeda motor yang diparkir,” sambung Darso, penjaga parkir lainnya.(Ali)

414 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *